Year-end story (part#2)
Siang itu, disela-sela rutinitas pekerjaan yang melelahkan, akhirnya kami berdua meneruskan pembicaraan kami yang terhenti pagi tadi. “Kesalahan terbesar kebanyakan umat Islam didalam mencari Lailatul Qadr, adalah bahwa mereka mencarinya di jagad alam semesta ini.” saya menambahkan, “Mereka tak henti-hentinya memperhatikan tanda-tanda alam seperti kondisi cuaca, apakah mendung atau cerah, apakah angin bertiup, dan banyak lagi tanda-tanda alam seperti yang disebutkan ciri-cirinya di dalam banyak periwayatan al-hadits. Tentu saja mereka tidak akan pernah mendapatkan apa yang dicarinya. Kejadian malam penuh kemuliaan itu, bukanlah terjadi di alam ini, tetapi terjadinya adalah di dalam alam diri kita. Pernahkah Sampeyan memperhatikan diri kita? Bukankah disini juga terdapat alam semesta?”. tafakuri lebih lanjut…






![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://yasiyafa.org/wp-content/uploads/valid-rss.png)
